Waspadai! 5 Ciri-Ciri Kanker Mulut Stadium Awal yang Biasanya Diabaikan

Waspadai! 5 Ciri-Ciri Kanker Mulut Stadium Awal yang Biasanya Diabaikan

Kanker mulut memang tidak sering terjadi, bahkan kemunculan kanker mulut ini tidak termasuk dalam 10 kanker yang paling sering terjadi. Meskipun begitu, Anda harus tetap mewaspadai ciri-ciri kanker mulut yang sering diabaikan.

Berdasarkan informasi dari WHO, hanya terdapat sekitar 2% kasus kanker mulut dari semua jenis kanker yang ada di dunia. Meskipun kanker mulut termasuk jenis kanker yang jarang terjadi, namun, kanker mulut ini bisa menjadi sangat mematikan.

Pada dasarnya, kanker mulut jarang terjadi karena kanker mulut ini hanya disebabkan oleh efek toksin yang berlebih pada mulut. Bisa juga disebabkan karena infeksi atau peradangan yang berlangsung terus menerus dalam mulut. Bahkan, infeksi HPV yang tidak teratasi juga menjadi salah satu penyebabnya.

Kemungkinan hidup pasien pengidap kanker mulut pada dasarnya adalah cukup tinggi, asalkan kanker tersebut dapat terdeteksi sejak awal. Namun, sedikit sulit untuk mendeteksi ciri-ciri kanker mulut di awal. Hal ini dikarenakan kanker masih berkembang dalam ukuran yang kecil dan belum meluas.

ciri kanker mulut

Sebenarnya, apa sajakah ciri-ciri kanker mulut yang biasanya sering diabaikan? Hal ini perlu Anda ketahui untuk mengenali ciri-ciri awal kanker mulut ini, jadi Anda dapat mencegahnya sedini mungkin.

Untuk mengetahui penjelasan terkait ciri-ciri kanker mulut yang sering diabaikan, simaklah penjelasannya berikut ini.

Ciri-Ciri Kanker Mulut yang Sering Diabaikan

1. Luka dalam mulut yang tidak kunjung sembuh

Luka atau peradangan pada mulut adalah salah satu ciri-ciri kanker mulut yang sering diabaikan. Bentuknya memang terlihat seperti sariawan biasa, namun ternyata ukuran luka ini cukup besar dan terasa seperti lebih dalam menuju lapisan dinding mulut. Anda perlu mewaspadainya.

2. Muncul benjolan pada mulut

Selain luka yang hampir mirip dengan sariawan, ciri-ciri kanker mulut lainnya adalah munculnya benjolan pada sekitar dinding mulut. Jika ditekan, benjolan ini akan terasa nyeri dan sakit. Munculnya benjolan ini biasanya juga disertai dengan penebalan pada lidah dan gusi.

3. Mulut terasa kaku

Penderita kanker mulut akan merasakan mulutnya yang terasa kaku. Efek kaku ini dapat terjadi karena sel kanker telah mempengaruhi kinerja saraf pada mulut. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan mengunyah makanan dan berbicara.

4. Mati rasa

Mati rasa juga menjadi salh satu ciri-ciri kanker mulut yang sering diabaikan. Hal ini sebenarnya berbahaya, karena membuat lidah tidak dapat merasakan dan semua makanan pun akan terasa hambar.

5. Gusi melunak

Ciri-ciri kanker mulut yang lainnya adalah adalah melunaknya gusi. Saat terjadi kanker mulut, maka gusi ini akan mengalami kerusakan jaringan. Sehingga gusi ini tidak dapat menopang gigi lagi. Gusi pun akan berubah menjadi melunak dan gigi pun menjadi sangat mudah tanggal.

Demikianlah penjelasan terkait ciri-ciri kanker lidah yang sering diabaikan. Anda harus memperhatikan ciri-ciri kanker mulut yang mungkin terjadi di sekitar Anda, hal ini dilakukan agar kanker mulut terdeteksi sedini mungkin dan bisa disembuhkan.

Sumber : https://www.deherba.com/artikel-kanker/kanker-mulut 

Periksakan Kesehatan Gigimu! Tips Menghilangkan Rasa Takut ke Klinik Gigi

Periksakan Kesehatan Gigimu! Tips Menghilangkan Rasa Takut ke Klinik Gigi

Memeriksakan gigi merupakan hal yang sangat penting dilakukan baik oleh anak-anak, orang dewasa, maupun orang tua. Dengan melakukan pemeriksaan gigi, maka dapat mendeteksi sedini mungkin masalah yang mungkin mengganggu kesehatan gigimu. Hal tersebut akan menguntungkan karena penyembuhan akan lebih sederhana serta tidak mengeluarkan biaya yang begitu besar. Namun banyak orang mengira bahwa rasa sakit pada gigi dapat sembuh dengan sendirinya, padahal ada beberapa masalah gigi yang tidak bisa sembuh dengan pengobatan mandiri lho, seperti gigi berlubang.

Gigi berlubang membutuhkan perawatan khusus dari dokter gigi. Hal tersebut karena jika dibiarkan terlalu lama, gigi yang berlubang akan mengganggu kesehatan gigi lainnya bahkan dapat menimbulkan infeksi. Terjadinya infeksi yang menyebar sangat berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi serius berbagai macam penyakit seperti pada organ sinus, leher, hingga dada.

Pemeriksaan gigi baik dilakukan secara rutin setiap 6 bulan sekali. Namun waktu tersebut dapat berubah jika dirasa ada keluhan pada gigi dan mulut. Anak-anak juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan gigi rutin mulai dari tumbuh gigi susu. Selain untuk mengetahui pertumbuhan gigi, membawa anak ke klinik gigi bertujuan untuk mengenalkan anak agar terbiasa dan tidak takut ketika nanti dewasa.

klinik gigi bekasi

Namun, sebagian besar orang kurang menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan gigi secara rutin. Hal tersebut mungkin karena mereka merasa takut ketika akan pergi ke dokter gigi. Apakah kamu salah satunya? Jika kamu merasakan hal sama, mungkin beberapa tips ini dapat membantumu menghilangkan rasa takut tersebut

Beberapa Tips Mengikis Rasa Takut ketika Akan Ke Dokter Gigi

Rasa takut wajar muncul pada setiap orang, hal tersebut biasanya terjadi ketika kita berada pada situasi yang asing. Tubuh memerlukan adaptasi ketika berada di tempat yang belum pernah diketahui yang ditandai dengan rasa takut tersebut. Rasa takut biasanya juga muncul karena pengalaman kurang menyenangkan di masa lampau. Jika kamu merasa takut pergi ke dokter gigi, mungkin dulu kamu menemui dokter gigi yang kurang rama, klinik yang tidak nyaman, atau bahkan mungkin kamu tidak terbiasa.

Untuk menghilangkan rasa tersebut, maka kamu perlu mengenali penyebabnya. Berikut beberapa trik yang mungkin bisa kamu coba lakukan untuk mengendalikan rasa takut untuk pergi ke klinik gigi.

  • Mencari Informasi Dokter Gigi Terpercaya

Seringkali kita merasa aman ketika berada di dekat orang yang kita percaya. hal tersebut juga berlaku ketika memeriksakan gigi. Gigi dan mulut seringkali dianggap urusan personal, oleh karena itu agar merasa nyaman kamu perlu mencari dokter yang terpercaya. Hal tersebut juga membantu agar lebih leluasa dalam menyampaikan keluhan yang ada.

  • Menambah Wawasan Informasi Perawatan Gigi Terbaru

Rasa takut yang muncul mungkin ditimbulkan oleh kurangnya pengetahuan seseorang. Ketika akan pergi ke dokter gigi, mungkin kita merasa takut dengan rasa sakit yang ditimbulkan oleh jarum suntik. Namun, ternyata ada teknologi yang mampu meminimalisir rasa sakit tersebut. Oleh karena itu, kamu perlu menggali banyak informasi dan mulai berpikir positif tentang klinik gigi.

  • Mendatangi Klinik dengan Fasilitas Lengkap

Seringkali kita nyaman berada di tempat yang terasa seperti rumah, maka tidak ada salahnya jika kamu mendatangi klinik yang memiliki fasilitas lengkap seperti TV, air minum, atau mungkin mainan anak. selain itu, kamu juga bisa memilih klinik yang berdesain interior menenangkan dengan aroma terapi dan alunan musik.

Nah, itulah beberapa trik yang bisa kamu coba agar nyaman memeriksakan gigimu di klinik. Kenali penyebab munculnya rasa takut tersebut dan coba lakukan beberapa tips di atas.